“ZAMAN SEKARANG cari kerja susah. Jangan terlalu idealis, cari selamat saja!” Mungkin, ucapan seperti ini pernah Anda dengar. Selintas, kedengarannya masuk akal. Namun, jika cari selamat dengan mendiamkan terus kecurangan atasan –yang bahkan tak ragu mengintimidasi bawahan– hati nurani Anda tak lagi bisa diam,kan?
Ya, prihatin saja tak cukup menghadapi perlakuan buruk atasan. Anda perlu berperan aktif, agar karir Anda tak terseret dan hancur karenanya. Berikut ini enam kasus kenakalan’ atasan. Simak solusi dan tipnya, agar Anda dapat terlepas dari masalah serupa.
MENGGELAPKAN UANG PERUSAHAAN
KASUS: Hampir semua staf tahu, atasan (manajer) Ands menggelapkan uang perusahaan. Tindakan ini membuat pembayaran gaji karyawan terhambat. Belakangan, lebih parah lagi, manajer menjual inventaris kantor untuk menutupi uang yang ia korup. Ia juga memaksa Ands membuat laporan palsu sehuhungan dengan penjualan inventaris itu. Masalahnva, tidak gampang inembuatnya mau bertanggung jawab. Nasib Anda dan ratusan pegawai lain jugs ada di ujung tanduk, jika keburukan ini terungkap sampai ke kantor pusat perusahaan di luar negeri. Bukan hanya atasan yang dipecat, seluruh kantor pun bisa dibubarkan karena dianggap gagal besar.
SOLUSI: Selain latar belakang moral dan integritas, penyelewengan uang dimungkinkan terjadi oleh sistem kerja yang buruk. Untuk mengatasinya, perusahaan perlu menerapkan sistem manajemen terintegrasi dan terkomputerisasi, mulai dari urusan kepegawaian, akuntansi, hingga inventarisasi. Dengan sistem yang rapi, akan sulit bagi karyawan dan atasan untuk mencari celah saat ingin ‘berulah’.
Kini, sudah banyak produk perangkat lunak komputer yang bisa memberi solusi permasalahan ini. Diskusikan kemungkinan penerapannya bersama orang-orang di departemen personalia serta IT. Dengan persiapan dan dukungan mereka, presentasikan usulan ini kepada general manager. Jangan lupa untuk memaparkan kelemahan sistem lama yang memungkinkan praktik penyelewengan yang merugikan performa perusahaan. Bukan tak mungkin, kantor pusat di luar negeri pun menyambut positif usulan
Pergunakan jasa konsultasi manajemen untuk membantu perusahaan Anda menemukan sistem manajemen yang sesuai dengan karakter perusahaan.
MENGUTAMAKAN KERJA SAMPINGAN
KASUS: Kebijakan kantor melarang karyawan eksekutir untuk melakukan .kerja sampingan (side job) di luar kantor, tapi Anda tabu, atasan secara sembunyi-sembunyi tetap melakukannya. Sebagai imbasnya, atasan gemar melimpahkan tanggung jawabnya kepada Anda. Bahkan, di saat harus memimpin rapat, atasan melimpahkannya kepada Anda, karena di saat yang sama ia harus bertemu dengan klien dari bisnis sampingannya tersebut. Karena kurang cukup bukti, Anda sulit membawa masalah ini
pimpinan perusahaan.
info lowongan kerja dan berita lowongan pekerjaan terbaru bisa dilihat pada klikkarir.com
SOLUSI: Melimpahkan pekerjaan lapangan kepada bawahan memang bagian dari wewenang atasan.Tapi, melimpahkan peran dan tanggung jawab sebagai manajer kepada bawahan, apalagi demi mengejar keuntungan pribadi lewat side job-nya, sudah melanggar batas kewajaran.
Dalam hal rapat, siasati dengan notulensi rapat yang dilengkapi absensi.Arsipkan notulensi ini dan sertakan dalam laporan rutin kepada pihak manajemen. Jangan lupa, beri catatan tambahan, bahwa Anda bertindak menggantikan tugas atasan yang sedang `tugas luar’. Dengan begitu, tanpa melapor pun pihak manajemen mempertanyakan kejanggalan ini. Apalagi, jika hal ini sudah sering terjadi.
Hati-hati dengan Bos tipe ini!! ( bagian 2)
Posted by: klikkarir on: Oktober 23, 2008
“ZAMAN SEKARANG cari kerja susah. Jangan terlalu idealis, cari selamat saja!” Mungkin, ucapan seperti ini pernah Anda dengar. Selintas, kedengarannya masuk akal. Namun, jika cari selamat dengan mendiamkan terus kecurangan atasan –yang bahkan tak ragu mengintimidasi bawahan– hati nurani Anda tak lagi bisa diam,kan?
Ya, prihatin saja tak cukup menghadapi perlakuan buruk atasan. Anda perlu berperan aktif, agar karir Anda tak terseret dan hancur karenanya. Berikut ini enam kasus kenakalan’ atasan. Simak solusi dan tipnya, agar Anda dapat terlepas dari masalah serupa.
MENGGELAPKAN UANG PERUSAHAAN
KASUS: Hampir semua staf tahu, atasan (manajer) Ands menggelapkan uang perusahaan. Tindakan ini membuat pembayaran gaji karyawan terhambat. Belakangan, lebih parah lagi, manajer menjual inventaris kantor untuk menutupi uang yang ia korup. Ia juga memaksa Ands membuat laporan palsu sehuhungan dengan penjualan inventaris itu. Masalahnva, tidak gampang inembuatnya mau bertanggung jawab. Nasib Anda dan ratusan pegawai lain jugs ada di ujung tanduk, jika keburukan ini terungkap sampai ke kantor pusat perusahaan di luar negeri. Bukan hanya atasan yang dipecat, seluruh kantor pun bisa dibubarkan karena dianggap gagal besar.
SOLUSI: Selain latar belakang moral dan integritas, penyelewengan uang dimungkinkan terjadi oleh sistem kerja yang buruk. Untuk mengatasinya, perusahaan perlu menerapkan sistem manajemen terintegrasi dan terkomputerisasi, mulai dari urusan kepegawaian, akuntansi, hingga inventarisasi. Dengan sistem yang rapi, akan sulit bagi karyawan dan atasan untuk mencari celah saat ingin ‘berulah’.
Kini, sudah banyak produk perangkat lunak komputer yang bisa memberi solusi permasalahan ini. Diskusikan kemungkinan penerapannya bersama orang-orang di departemen personalia serta IT. Dengan persiapan dan dukungan mereka, presentasikan usulan ini kepada general manager. Jangan lupa untuk memaparkan kelemahan sistem lama yang memungkinkan praktik penyelewengan yang merugikan performa perusahaan. Bukan tak mungkin, kantor pusat di luar negeri pun menyambut positif usulan
Pergunakan jasa konsultasi manajemen untuk membantu perusahaan Anda menemukan sistem manajemen yang sesuai dengan karakter perusahaan.
MENGUTAMAKAN KERJA SAMPINGAN
KASUS: Kebijakan kantor melarang karyawan eksekutir untuk melakukan .kerja sampingan (side job) di luar kantor, tapi Anda tabu, atasan secara sembunyi-sembunyi tetap melakukannya. Sebagai imbasnya, atasan gemar melimpahkan tanggung jawabnya kepada Anda. Bahkan, di saat harus memimpin rapat, atasan melimpahkannya kepada Anda, karena di saat yang sama ia harus bertemu dengan klien dari bisnis sampingannya tersebut. Karena kurang cukup bukti, Anda sulit membawa masalah ini
pimpinan perusahaan.
info lowongan kerja dan berita lowongan pekerjaan terbaru bisa dilihat pada klikkarir.com
SOLUSI: Melimpahkan pekerjaan lapangan kepada bawahan memang bagian dari wewenang atasan.Tapi, melimpahkan peran dan tanggung jawab sebagai manajer kepada bawahan, apalagi demi mengejar keuntungan pribadi lewat side job-nya, sudah melanggar batas kewajaran.
Dalam hal rapat, siasati dengan notulensi rapat yang dilengkapi absensi.Arsipkan notulensi ini dan sertakan dalam laporan rutin kepada pihak manajemen. Jangan lupa, beri catatan tambahan, bahwa Anda bertindak menggantikan tugas atasan yang sedang `tugas luar’. Dengan begitu, tanpa melapor pun pihak manajemen mempertanyakan kejanggalan ini. Apalagi, jika hal ini sudah sering terjadi.